11/11/12

K e j o R A

gemilang ganas menerjang tembok-tembok kusam berlumut membaja
naif .. menari berdansa-dansi di arena sunyi berlantai elegi kota mati
naif tak perduli pada kitab-kitab sakral  liturgi sepi

naif kau mainkan tongkat api, tak perduli perciknya menimpa jerami

dan aku terlena di kilau nya
merasa bersayap dan bisa terbang mengimbanginya
tertawa lepas begitu saja

sebelum akhirnya terjungkal dari ketinggian
dan diujung mega-mega sana
kau tertawa

dan aku hanya bisa menatapnya dari rentang selebar samudra
........


0 comments:

Post a Comment

 
;