langit senja baru lalu
tirai malam tersentak berantak
desau dahana sontak merangsak
membelah gelap
gelap yang tak senyap
riuh yang membising sarat bahasa
dan larik-larik prosa tak beraturan, liar menembus ujung langit
melukis bianglala di tengah malam
....
dan berakhirlah kemarau panjang meradang
catatan-catatan kusam dahaga renjana berterbangan
tak kuasa menahan desaunya yang liar
...
dan jangan bertanya lagi bila esok tiba ?
(bukankah tahun-tahun kemarau telah jenuh mencari jawaban ?)
catatan 6 September 2014
tirai malam tersentak berantak
desau dahana sontak merangsak
membelah gelap
gelap yang tak senyap
riuh yang membising sarat bahasa
dan larik-larik prosa tak beraturan, liar menembus ujung langit
melukis bianglala di tengah malam
....
dan berakhirlah kemarau panjang meradang
catatan-catatan kusam dahaga renjana berterbangan
tak kuasa menahan desaunya yang liar
...
dan jangan bertanya lagi bila esok tiba ?
(bukankah tahun-tahun kemarau telah jenuh mencari jawaban ?)
catatan 6 September 2014

0 comments:
Post a Comment