Blakasutha
7/11/16
berhenti
dan jarum jam membeku
gelap malam menggigil
berpendarlah meski samar
kejora mungil
agar sempat tereja barisan sesal, tak termaafkan
0 comments:
Post a Comment
Newer Post
Older Post
Home
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Follow Us on Twitter!
"Join Us on Facebook!
RSS
Contact
Popular Posts
cintraka
mung telenging ratri kan nyekseni laraning tyas kang kedlarung keduwung gawang-gawang pasuryan lugu marikelu tumancep jero tumama jutul ...
Gerhana
serpihan rosari tersisa kugenggam erat gemetar rekasa ku eja pinta, diantara sesal yang tak henti mengejar semoga segera purna, gerhanamu...
bila esok tiba
bila esok fajar menjelang maka seorang aktor baru telah lahir menjalani peran terpilih sebagai manusia baik-baik saja sebagai insan bah...
NISTHA
naif melangkah terbang dicakrawala hasrat liar saat sadar, korban demi korban berjatuhan dosa demi dosa sudah hitam legam merata disetiap...
suatu saat
semoga kutemukan jawab dibalik prahara dahsyat yg meluluhlantakkan segala paparan deskripsi tak teratur detik demi detik berbeda jungki...
berhenti
dan jarum jam membeku gelap malam menggigil berpendarlah meski samar kejora mungil agar sempat tereja barisan sesal, tak termaafkan
SESAT
dan nyali yang padam ini kian jauh menyesatkanku, menyeretku ke dunia lama yang telah bosan kujamah, memaksaku mengagumi tingginya candi-can...
K e j o R A
gemilang ganas menerjang tembok-tembok kusam berlumut membaja naif .. menari berdansa-dansi di arena sunyi berlantai elegi kota mati naif...
Tiwikrama
langit senja baru lalu tirai malam tersentak berantak desau dahana sontak merangsak membelah gelap gelap yang tak senyap riuh yang mem...
Lagi
ranting kering masih terbaring masih sibuk terbuai agenda tua tentang masa jaya ladrang amor tua tersadar lalu terlempar betapa cepat ro...
Labels
amora
(1)
dingin
(1)
juli
(1)
Blog archive
Blog archive
July (6)
June (3)
September (2)
August (2)
November (2)
September (2)
August (1)
April (2)
December (2)
October (1)
Latest Tweets
;
0 comments:
Post a Comment